Tampilkan postingan dengan label penelitian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penelitian. Tampilkan semua postingan
Membedakan Madu Asli Atau Palsu

Madu tidaklah mendapat perhatian dari para peneliti Barat selama beberapa dekade lalu, seperti perhatian yang didapatnya selama dua tahun terakhir. Berpuluh-puluh kajian ilmiah dalam dua tahun terakhir telah dipublikasikan, nyaris setiap minggu selalu ada satu kajian ilmiah yang mantap mengenai madu yang dipublikasikan di majalah-majalah internasional yang kredibel.

Anjuran Berobat dengan Madu
Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga bersabda, “Jika di sebagian obat-obatan yang kalian gunakan terdapat kebaikan, maka itu terdapat dalam minuman madu, sayatan alat bekam, atau sundutan dengan api, tetapi aku tidak suka berobat dengan sundutan api.” (HR. Al-Bukhôrî no.5702)

Nilai Kalori Madu:
Setiap 1 kg madu mempunyai nilai 2.940 kalori dan menurut daftar Depkes perbandingan 1 kg madu sama dengan nilai:

= 50 butir telur ayam

= 5.675 liter susu sapi

= 1.680 kg daging sapi

= 40 buah jeruk dan 25 buah pisang

Beberapa manfaat Madu:
• Menghaluskan/ melembutkan kulit

• Meredakan infeksi kulit ringan

• Pembersih muka (Masker)

• Penambah stamina bagi tubuh

• Mengobati penyakit osteoporosis

• Batuk

• Gangguan pencernaan

• Sakit (radang) tenggorokan

• Migraine (sakit kepala)

• Pertumbuhan gigi pada Anak

• Mengobati penyakit susah tidur

• Bisa menghilangkan kebiasaan mengompol pada anak-anak

• Membantu menyembuhkan animea

• Menguatkan jantung

• Dan masih banyak lagi

Cara mengetahui Madu asli atau palsu:
1. Campurkan 4 tetes Yodium Tincture ke dalam 25 tetes madu kemudian kocoklah sampai merata. Bila warnanya berubah menghitam dipastikan medu tersebut PALSU yang terbuat dari gula. Sedangkan yang ASLI warna madu tetap seperti semula atau menjadi gelap kemerah-merahan

2. Aduklah sampai rata 3 sendok madu dalam segelas air biarkan selama beberapa waktu. Bila terdapat endapan butiran yang berwarna hitam maka madu tsb PALSU. Madu ASLI akan terlihat endapan butiran berwarna coklat muda (kekuning-kuningan)

3. Panaskan ½ sendok makan madu diatas lilin, bila madu ASLI setelah mendidih ia akan berbuih banyak dan akan tumpah. Madu PALSU buihnya kecil-kecil dan tidak tumpah

4. Kocok madu murni dalam botol tidak terisi penuh selama 2 menit. Madu ASLI akan terdapat butiran gelembung merata secara keseluruhan madu ASLI akan menjadi lebih muda (agak putih). Dan stelah dibiarkan beberapa waktu madu akan berubah kembali ke warna seperti semula dengan tetap berbuih.

AWAS! 2 Anggapan yang keliru:
1. Semut tidak suka madu

2. Madu Asli tidak membeku dalam kulkas

Faktanya:
1. Semut sangat suka dengan madu. Madu yang tidak didatangi semut justru biasanya karena kadar airnya tinggi.

2. Madu asli adalah merupakan zat cair kental yang mengandung air 17-25%, dan tentu semua air murni akan membeku dalam suhu 00 C. Kalau ada madu yang tidak membeku minimal selama 7 hari maka dipastikan madu tersebut telah mengandung ZAT KIMIA ANTI BEKU yang sangat berbahaya bagi kesehatan…

Rahasia Kehebatan Madu yang Terungkap oleh Kedokteran Modern

Berikut majalah-majalah kedokteran yang terpercaya, penulis akan mengutip sebagiannya sebagai berikut :

1. Bakteri Tidak Mampu Melawan Madu

Demikian judul sebuah artikel yang dipublikasikan di Majalah Dis Lancet Infect, bulan Februari 2003 M. Dalam artikel ini, Dr. Dixon menegaskan adanya kekuatan besar di dalam madu yang mampu mengalahkan bakteri, di mana bakteri-bekteri itu tidak mampu bertahan di hadapan madu. Penulis menganjurkan untuk menggunakan madu dalam mengobati berbagai jenis luka, termasuk luka bakar.

2. Penggunaan Madu Sebagai Antiluka

Dalam sebuah artikel yang dipublikasikan dalam Majalah Ann Plast Surg, bulan Februari 2003 M, dilakukan penelitian terhadap 60 pasien berkebangsaan Belanda yang terkena luka dalam, yang bermacam-macam, meliputi luka-luka menahun (21 pasien), luka-luka kompleks (23 pasien), dan luka-luka memar yang parah (16 pasien).

Para peneliti menyatakan bahwa penggunaan madu mudah dilakukan bagi semua pasien, kecuali satu orang, membantu pembersihan luka, dan tidak terjadi efek samping apa pun dari penggunaan madu dalam pengobatan luka-luka tersebut.



3. Madu dan Luka Bakar

Dalam rubrik “Luka Bakar” majalah Durns tahun 1996 M, telah dipublikasikan sebuah artikel tentang penggunaan madu untuk pengobatan luka bakar. Artikel tersebut menganjurkan penggunaan madu untuk luka bakar.

4. Antara Madu dengan Infeksi Lambung (Maag)

Dalam sebuah studi yang dipublikasikan dalam Majalah Pharmacolres tahun 2001 M, para peneliti menyatakan bahwa madu bisa membantu pengobatan infeksi lambung. Para peneliti juga melakukan penelitian lain tentang pengaruh madu alami terhadap bakteri yang terbukti bisa menyebab-kan terjadinya tukak lambung atau infeksi lambung, yang dikenal dengan sebutan bakteri pylori. Diperoleh kejelasan bahwa pemberian cairan madu dengan konsentrasi 20 % bisa melemahkan bakteri tersebut di piring percobaan. Penelitian ini telah dipublikasikan dalam Majalah Tropgastroent tahun 1991M.

5. Madu bisa menurunkan kadar gula di dalam darah para pengidap penyakit diabetes

Bukti-bukti menguatkan bahwa di dalam madu terdapat unsur oksidan yang menjadikan asimilasi gula lebih mudah di dalam darah, sehingga kadar gula tersebut tidak terlihat tinggi.

Semoga Bermanfaat!



PROSES MEMORI OTAK

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala : Dan mereka berkata kepada kulit mereka: “Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?” Kulit mereka menjawab: “Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai berkata telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dia-lah yang menciptakan kamu pada kali pertama dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan” (QS.Fussilat [41]:21)
Misteri terbesar yang Allah Subhanahu wa Ta'ala anugerahkan dalam hidup kita adalah otak.Prinsip kerja otak dapat digambarkan sebai system yang rumit yang melibatkan tingkatan dalam struktur kehidupan.
Data yang menunjang hipotesis ini adalah hasil penelitian dari Dr. Kirschvink dari Caltech yang menemukan partikel magnetitite (mineral campuran feri-fero oksida, Fe3O4, dan biji besi) sebanyak tujuh(7) miliyar tersebar didalam otak manusia.
Proses ini terjadi melalui perambatan potensial aksi dari jaringan saraf (sensoris) maupun dari perubahan (de dan repolarisasi) potensial membran istirahat (perubahan gradian elektrokimia).
Dinamika persamaan Nernst dan hokum Ohm akan mengakibatkan bervariasinya influx K+/Na+. Pertukaran kedua ion tersebut dapat di ikuti ion lainnya yang bias menembus membrane. Fluktuasi gradian elektrokimia bergantung pada mekanisme aktivitas yang antara lain diefektori oleh peptida hormon dan katekolamin.
Peptida adalah sekelompok hormon yang di aliran darah, terdiri atas rantai asam amino (salah satu kandungan yang terdapat di habbatus sauda’) dan berfunsi sebagai pembawa pesan untuk kondisi tubuh, mood, pikiran dan ingatan. Sedangkan hormone katekolamin adalah hormon atau senyawa yang di buat dari asam amino tirosin dan di produksi dalam tubuh, tugasnya adalah memfasilitasi reaksi fisik yang berkenaan dengan persiapan aksi otot mencakup peningkatan denyut jantung dan paru-paru, pengembangan kerja lambung dan usus halus, penyempitan pembuluh darah dibanyak wilayah tubuh inhibisi kelenjar mata, pembesaran pupil mata, relaksasi kandung kemih dan penghambat ereksi.
Ikatan peptida hormon atau katekolamin pada reseptornya akan meningkatkan infliks Ca2+ dan sintesis cAMP (siklus adenine monofosfat). Pada kondisi tersebut, keberadaan Ca2+ ataupun K+ akan mempertahankan status tereksitasi (terangsang) sambil diimbangipencapaian equilibrium Nernst ( potensial aksinya naik turun ). Kondisi ini menjelaskan mengapa memori kita menjadi sangat kuat (hafal) terhadap sesuatau hal jika hal tersebut menyentuh perasaan kita.
Kecintaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, misalnya, akan meningkatkan peptide hormone endorphin, oksitosin, prolaktin, prepioid melanokortin, dan enkefalin yang gilirannya akan mengakifkan serotonin. Pada saat bersamaan, smua hal dan data yang terkait dengan peristiwa “jatuh cinta” kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala akan terekam dengan baik.
Sementara itu, sebagai pasangan fitrahnya, cAMP bertugas untuk mereduksi pola eksitarori promemori. Tugasnya terkait dengan “pembersihan” dan pemerataan alokasi ruang penyimpanan memori otak. Jika kita belajar dan berupaya keras hanya karena Allah Subhanahu wa Ta'ala, dengan niat yang lurus dan kuat tersebut, cAMP akan terurai oleh kompleks Ca2+/K+ kalmodulin (melalui aktivasi enzim fosfodiesterase) sehingga otak bisa terus merekam dengan baik.
Hasil penelitian tentang cAMP Responses Element Binding Protein (CREBP) yang bertugas men set up kembali protein-protein memori ke konformasi semula (kosong)/mekanisme penghapusan memori (proses lupa).
Subhanallah, tanpa adanya proses lupa betapa menderitanya kita
Karakterisasi gelombang otak pun (alfa sampai tetha) dapat menjadi bukti adanya perubahan sifat pada awan foton maya akibat terjadinya stimulus yang bersifat dinamis. Perubahan pada karakter amatan dapat pula diartkan sebagai petunjuk akan adanya perpindahan berbagai unsur subatomik yang senantiasa mencari bentuk keseimbangan baru (bertasbih).
Hipotesis pembentukan memori dan kecerdasan pada tingkat subatomik (meson dan gluon) akan membuka wacana bahwa memori dan kecerdasan bias tersimpan dan berlaku di sel neuron dan di seluruh sel-sel tubuh manusia. Beerbagai perubahan dan rangsangan yang di terima oleh setiap sel kita (sesuai dengan hokum Newton III/aksi-reaksi dan hokum kekekalan energi) akan dapat diamati sepanjang proses yang berjalan.
Hal ini sesuai dengan firman Allah diatas. Dan mereka berkata kepada kulit mereka: “Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?” Kulit mereka menjawab: “Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai berkata telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dia-lah yang menciptakan kamu pada kali pertama dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan” (QS.Fussilat [41]:21)
SUBHANALLAH.
Oleh : Amir Hamzah.S.Psi